Tuesday, July 10, 2007

In the quarter of life. Va dove ti porta il cuore..

hari ini, 25 tahun yang lalu, saya coba menebak - nebak apa yang sedang ada dalam pikiran ibu saya.. apa yang ada dalam benaknya di jam - jam yang sangat menentukan itu, seperti apa ia bayangkan putrinya 25 tahun yang akan datang... semoga apa yang saya raih saat ini, kalau memang sempat terlintas dulu, benar - benar seperti apa yang saya jalani ..

va dove ti porta il cuore . Itu adalah bahasa italia yang berarti pergilah ke mana hati membawamu...
dan ini adalah penggalan puisinya ..

Dan kelak, di saat begitu banyak jalan
terbentang di hadapanmu
dan kau tak tahu jalan mana yang harus kauambil
janganlah memilihnya dengan asal saja
tetapi duduklah dan tunggulah sesaat
Tariklah napas dalam - dalam,dengan penuh kepercayaan,
seperti saat kau bernapas di hari pertamamu di dunia ini
jangan biarkan apapun mengalihkan perhatianmu,
tunggulah dan tunggulah lebih lama lagi
Berdiam dirilah, tetap hening, dan dengarkanlah hatimu
Lalu, ketika hati itu bicara, beranjaklah
dan pergilah ke mana hati membawamu

saya suka puisi ini, karena mengingatkan saya setiap saya ingin membuat suatu keputusan penting yang biasanya malah bersangkut paut dengan hati.. :)
sebagian besar keputusan yang menyangkut jalan hidup biasanya saya buat dengan ketetapan hati yang teguh dengan harapan di setiap jalan yang saya pilih, saya bisa melakukannya dengan lebih tulus...
Pilihan studi, sahabat yang saya pilih, cara mempergunakan uang saya atau mungkin semua target dan ambisi saya , sudah terbiasa saya buat dengan jeda waktu yang singkat untuk berpikir, karena biasanya .. saya sudah tau apa yang saya inginkan..
Keputusan agak lama saya buat ketika menyangkut menjadi orang terakhir untuk menyerah, dan karena nya kadang saya merasa kehilangan diri saya sendiri , hanya untuk bertahan.. sebab saya tahu, sekali saya memutuskan untuk pergi, jarang saya merubah keputusan saya kembali :)
hari ini saya amaze dengan begitu banyaknya perhatian yang saya terima, saya punya 4 orang kakak yang saya pilih sendiri, walaupun tanpa adanya hubungan darah tapi saya tau , mereka menyayangi saya dengan tulus, dan setiap hari saya bisa bertemu mereka pada tempat saya mengaktualisasi diri. Sahabat2 saya.. yang selalu unik ... dan selalu akan menjadi orang pertama yang tahu, apakah saya sedang pura2 atau memang jujur apa adanya, then..my joker... the one, yang selalu saya pakai , saat kondisi sudah terjepit. ia selalu ada di sana...rekan- rekan kerja dan atasan.. kemudian... dia... yang hari ini berusaha memastikan saya tidak pernah kesepian, walaupun dia berada ribuan kilometer jauhnya... yang pertama mengucapkan selamat, dan mengirimkan kartu yang bertuliskan.. ' here with you all day . i'm here with you, dear' . dia yang istimewa...
Dan untuk hari yang sempurna ini, saya bersyukur setengah mati...
in the quarter of life.. i think i've got it all..

Look-q